Universitas Brawijaya sebagai bagian dari institusi publik harus tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan yang berlaku terkait penyelenggaraan dan pengelolaan Pendidikan Tinggi (Tri Dharma PT). Salah satu bentuk kepatuhan tersebut adalah menjalani dan melaksanakan audit, baik internal maupun eksternal. Hasil audit tersebut merupakan masukan untuk perbaikan berkelanjutan bagi pengelola dan penyelenggara pendidikan tinggi di Universitas Brawijaya.

Audit internal di Universitas Brawijaya merupakan mandat bagi Pusat Jaminan Mutu (PJM) dan Satuan Pengawasan Internal (SPI). Sedangkan audit eksternal diselenggarakan oleh beberapa lembaga secara berkala. Sebagai organisasi yang menerapkan sistem manajemen mutu (SMM) berbasis ISO 9001:2008, maka UB secara berkala menjalani evaluasi terhadap implementasi SMM ISO 9001:2008. Sertifikasi SMM ISO 9001:2008 di UB menggunakan jasa badan sertifikasi ISO, yaitu Lloyd’s Register Quality Assurance (LRQA). Lembaga lain yang melakukan audit secara berkala adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kantor Akuntan Publik (KAP). BPK melakukan pemeriksaan sebagai satu-satunya lembaga pemeriksa yang ditunjuk oleh undang-undang untuk melakukan audit terhadap lembaga-lembaga pemerintah/instansi yang menggunakan dana APBN, sedangkan KAP merupakan amanat yang ada pada ketentuan pemeritah dalam rangka pemenuhan UB sebagai lembaga yang berstatus BLU, maka harus dilakukan audit oleh KAP.

>>Informasi laporan Audit Internal Mutu